Inter Milan Bersedia Tampung Modric

Inter Milan Bersedia Tampung Modric

Pemberitaan transfer Luka Modric ke Inter Milan tidak sepenuhnya mereda. Direktur Olahraga Inter Milan, Pierro Ausilio mengakui bersedia menandatangani pemenangan Ballon d’Or 2018 tersebut.

Di musim transfer pemain pada bursa transfer musim panas tahun kemarin, Modric jadi satu dari sekian banyak bintang yang digosipkan pindah selain Cristiano Ronaldo. Masalah tersedia di Real Madrid yang tidak memberikan izin sosok vital pada sektor tengah mereka mesti hengkang. Seketika, tawar menawar itu berhenti di tengah jalan.

“Aku tidak yakin, malahan hingga akhir. Namun pada saat saya berpikir kenapa anda tidak bermimpi (datangkan Modric),” kata Ausilio dilansir melalui Sky Sport Italia.

Menurut Ausilio, mereka menanti ada pergerakan melalui Los Merengues. Dia serta Inter Milan ogah berharap terlampau besar, tapi apabila Madrid berpikir akan menjual bintang vitalnya, dia bersedia menggelar penawaran.

“Semua yang dapat saya ucapkan pada jendela transer musim kemarin ialah: kami bersedia, apabila Real Madrid merasa itu (transfer) dapat berlangsung, lalu mari kita berbincang-bincang,” lanjutnya.

Walau kesempatan menandatangani bintang Tim nasional Kroasia ini tertutup pada musim kemarin, tapi masih tersisa kesempatan. Untuknya, tidak ada yang tidak mungkin, mencakup menandatangani Modric supaya dapat reuni bersama bintang Tim nasional Kroasia yang lain.

“Akankah kita bergerak lagi? Kita berbicara mengenai bintang yang amat vital bersama kemampuan yang mengesankan. Namun didalam sepakbola, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkasnya.

Real Madrid Dipastikan Kehilangan Modric Saat Melawan Eibar

Simpati Modric Buat Messi

Real Madrid Dipastikan Kehilangan Modric Saat Melawan Eibar

Simpati Modric Buat Messi – Playmaker tim sepak bola nasional Kroasia, Luka Modric menyatakan rasa simpatinya kepada mega bintang tim sepak bola nasional Argentina, Lionel Messi.

Messi sekarang lagi dinaungi awan mendung. Lantaran dirinya tidak sukses mengantar Argentina memenangkan pertandingan di 2 pertandingan Grup D Piala Dunia 2018.

YAng pertama-tama kala bersua dengan Islandia. Kala itu kesebelasan berjuluk tim Tango sekedar mampu bermain dengan kedudukan draw 1-1.

Yang ke 2 kala bersua dengan Kroasia. Dengan cara mengejutkan kesebelasan bimbingan Jorge Sampaoli ini dikalahkan dengan kedudukan mutlak 3-0.

Menjelang diselenggarakan Piala Dunia, Messi banyak sekali dikecam oleh pendukung Argentina sendiri. Lantaran dirinya tidak sukses mengantar negara asalnya memperoleh piala.

Kecaman itu pastinya semakin gencar menerpa pesepakbola yang sudah berusia 30 tahun itu menyusul 2 perolehan tidak bagus ini. Sehabis bentrokan, Modric pun mengatakan rasa simpatinya kepada pemain berjuluk La Pulga tersebut.

“Messi ialah pesepakbola yang begitu fantastis, namun dirinya nggak mampu melaksanakannya sendirian,” ucap Modric terhadap TV Publica Argentina.

“Dalam football, Kalian perlu bantuan (dari pesepakbola lain),” sambung super star Real Madrid ini.

Messi terdahulu hampir mengantar Argentina juara dunia. Pada Piala Dunia 2014 yang lalu, dirinya mengantar negara asalnya masuk final.

Di pertandingan puncak tersebut, Argentina bersua dengan Jerman. Kabar buruknya kesebelasan Tango digilas Tim Panzer dengan kedudukan 1-0.

Meski takluk tetapi Messi mampu menjuarai Golden Ball Award. Walau begitu La Pulga akhirnya malahan memperoleh kecaman bertubi-tubi dari pendukung football di negara kelahirannya.

Sementara itu kawan setim Modric, yakni Ivan Perisic juga bersimpati kepada Messi. Dirinya kemudian menyatakan malahan rekan-rekan setim Messi di Argentina yang mengecewakan La Pulga.

“Messi ialah yang paling baik, kayak Cristiano Ronaldo, namun kalian cuma mampu memperoleh sesuatu apabila kalian merumput jadi kesebelasan,” tutur Perisic di fourfourtwo.

“Argentina wajib mengganti sesuatu apabila mereka pingin melaju,” tukasnya.

Scholes Kagumi Gaya Bermain Kroos dan Modric

Scholes Kagumi Gaya Bermain Kroos dan Modric

Scholes Kagumi Gaya Bermain Kroos dan Modric

 

Bola – Scholes Kagumi Gaya Bermain Kroos dan Modric – Legenda MU, Paul Scholes, baru-baru ini mengatakan nama Toni Kroos, Luka Modric, & Andrea Pirlo, sebagai 3 gelandang yng sedang mencuri perhatiannya pada 1 – 2 tahun terakhir.

Scholes, yg sekarang berusia 42 th, memutuskan pensiun di th 2013 silam setelah menggeluti karir sukses di Old Trafford dg meraih 20 gelar penting.

Mantan punggawa Inggris tersebut disebut sebagai salahsatu gelandang tengah yang paling baik di generasinya & Mu telah mengeluarkan sejumlah uang tuk membeli pemain seperti misalnya Ander Herrera & Paul Pogba untuk menggantikan ia.

Ingin mendapatkan berita Liga Inggris lainnya? Kunjungi http://www.sumberbola.com/sepakbola/inggris/

Scholes pun disebut sebagai sosok yg mempunyai operan akurat di Liga Inggris dan sosok asal Britania akhirnya mengatakan nama tiga gelandang yg sekarang ia anggap mempunyai keahlian sama dengannya.

“Punggawa semacam Toni Kroos, Luka Modric, kemudian Andrea Pirlo mempunyai keahlian tuk mengontrol bola & pula mengendalikan tempo pertarungan dr mula s.d akhir,” ungkap Scholes kepada FFT.

MU sendiri musim kini terbilang sedikit sukar mengeluarkan keahlian berkelas Paul Pogba di barisan tengah & mereka tetap tertahan di ranking 6 klasemen sementara Liga Inggris.

Real Madrid Dipastikan Kehilangan Modric Saat Melawan Eibar

Real Madrid Dipastikan Kehilangan Modric Saat Melawan Eibar

Tinggalkan Madrid untuk Liga Premier, ini Kata Luka Modric

Tinggalkan Madrid untuk Liga Premier, ini Kata Luka Modric

Tinggalkan Madrid untuk Liga Premier, ini Kata Luka Modric

Tinggalkan Madrid untuk Liga Premier, ini Kata Luka Modric – Luka Modric yang merupakan salah satu bintang Real Madrid, telah mengakui jika dirinya tidak yakin akan kepindahannya ke Liga Premier Inggris suatu saat nanti.

Luka Modric adalah mantan gelandang tim yang sekarang menghuni peringkat kedua Liga Premier, Tottenham Hotspur. Modric akhirnya memutuskan untuk pindah ke tim impiannya yaitu Real Madrid. Bersama Real Madrid, Modric pernah menjuarai Liga Champions musim 2013/2014.

Datang pertanyaan terkait kans Modric untuk kembali bermain di Liga Premier Inggris. Modric pun mengatakan:

“Saya sama sekali tidak memikirkan untuk bermain di Liga Premier lagi, apalagi untuk pindah ke sana,” tutur Modric kepada wartawan.

“Saya merasa bahagia di Madrid. Hal tersebut yang membuat saya ingin terus bertahan selama mungkin di Madrid.”

Real Madrid baru menjaga asa menjuarai La Liga. Madrid baru saja meraih kemenangan 3-2 atas Valencia dalam pertandingan lanjutan La Liga semalam. Kemenangan tersebut membawa Madrid menempel ketat hanya satu poin dibawah sang pemimpin klasemen sementara, Barcelona dengan satu pertandingan sisa di akhir pekan terakhir nanti.