Leicester Berharap Jadi Inspirasi Klub-klub Menengah

FILE - In this Friday, Nov. 10, 2014 file photo Greece's coach Claudio Ranieri of Italy reacts during the Group F Euro 2016 qualifying soccer match between Greece and Faroe Islands, at the Georgios Karaiskakis stadium, in the port of Piraeus, near Athens. Italian coach Claudio Ranieri is back in the English Premier League after being hired as the new manager of Leicester.Leicester said Monday July 13, 2015, that the 63-year-old Ranieri has signed a three-year deal as the replacement for Nigel Pearson, who was fired last month. (AP Photo/Thanassis Stavrakis, File)

Leicester Berharap Jadi Inspirasi Klub-klub Menengah – Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri mengungkapkan jika ia berharap kesuksesan Leicester City memuncaki klasemen dan berpeluang besar menjadi juara Premier League dan menjadi inspirasi bagi klub-klub kecil lainnya.

Seperti kita ketahui, tak ada yang berpikir bahwa klub yang musim lalu berjuang tak terdegradasi berubah menjadi salah satu kandidat terkuat juara Premier Liga Premier Inggris musim ini.

Dengan lima pertandingan tersisa musim ini, Jamie Vardy dkk saat ini berada di atas klasemen dengan keunggulan tujuh angka dari tempat kedua, Tottenham Hotspur. Andai juara, ini akan menjadi yang pertama bagi Leicester City.

“Kami membuka hati bagi semua klub. Klub-klub kecil yang biasa-biasa saja dengan pemain yang biasa. Tapi inilah sepakbola yang istimewa. Ini merupakan pesan bagus bagi semua orang. Benar benar luar biasa,” ujarnya.

Walaupun begitu, Ranieri mengatakan bahwa kerja keras timnya sama sekali belum selesai sebab masih ada lima pertemuan final yang menentukan musim ini.
“Ini sama sekali belum selesai. Kami harus selalu fokus dan konsentrasi,” tandasnya.