Kroos Nilai Wajar Madrid Tertatih-tatih Usai Mendominasi Liga Champions

Usai bertahun-tahun paling akhir mendominasi Liga Champions, Real Madrid segera anjlok performa pada kampanye musim ini. Namun begitu, berdasarkan Toni Kroos hal itu dianggap normal.

Real Madrid anjlok performa, hingga menimbulkan nirgelar pada kompetisi musim ini. Sampai-sampai, Madrid menyelesaikan Liga Spanyol dengan hasil kekalahan di hadapan publiknya sendiri, Santiago Bernabeu melawan Real Betis penghujung minggu kemarin. Hasil negatif itu membikin selisih angka dengan sang jawara, Barcelona jadi 19 angka kala menyelesaikan Liga Spanyol.

Sebelum balik lagi ditangani Zinedine Zidane, Toni Kroos cs pernah dilatih oleh Julen Lopetegui dan Santiago Solari. Menanggapai penampilan Madrid yang ditunjukan selama kompetisi musim 2018-19, pemain berposisi gelandang dari Jerman ini menganggap hal ini menjadi sesuatu yang wajar.

“Tahun ini aku tak berpikir terdapat bintang yang betul-betul bisa sampai tingkat paling tinggi mereka. Saat ini berlangsung pada beberapa bintang, sukar untuk mecapai kejayaan. Kita seluruh manusia. Ini bisa jadi normal usai memenangkan 3 Liga Champions beruntun. ” tutur Kroos.

“Yang tak normal ialah memenangkan 3 Liga Champions beruntun. Aku kira ini tak mungkin, namun kami sukses. Mungkin agak normal untuk tak ada di tingkat paling tinggi. ” imbuh Kroos diberitakan Yahoo Sports dilansir Football5star. com.

Toni Kroos sendiri belum lama memperbarui durasi kesepakatan kontraknya di Real Madrid. Komitmen yang diperlihatkan Kroos menjadikannya menetap di Santiago Bernabeu sampai 2023.