Berita Liga Inggris

5 Pesepakbola yang Mengecewakan di Piala Dunia 2018

5 Pesepakbola yang Mengecewakan di Piala Dunia 2018

5 Pesepakbola yang Mengecewakan di Piala Dunia 2018 – Piala Dunia 2018 sudah diadakan sampai dengan paruh 8 besar. Banyak sekali pesepakbola yang bisa memperlihatkan permainan yang fantastis bareng negara asalnya sendiri-sendiri.

Tetapi, ternyata banyak sekali jg pesepakbola yang enggak sesuai perkiraan. Mereka digadang-gadang dapat bertindak sebagai super star di Rusia tetapi permainannya malahan menurun. Di bawah ini ialah 5 pesepakbola yang mengecewakan di Piala Dunia 2018 sama seperti diberitakan Sportskeeda.

Mesut Ozil (Jerman) – Banyak sekali yang ragu andai Ozil bisa on fire di partai yang besar, serta etos kerjanya sangat keren buat kesebelasan tingkat atas & itu dibuktikan karena dirinya buruk di Rusia.

Ozil didambakan mampu memainkan peranan terpenting buat Jerman terutama dengan sekian banyak pesepakbola belia di sekelilingnya. Dirinya memainkan Piala Dunia ke-3 nya, serta memiliki beban meleaderi seluruh pesepakbola belia.

Tetapi, permainan Ozil begitu mengecewakan. Dirinya enggak memberi dampak kala kontra Meksiko, serta diparkir kala mereka membantai Swedia. Ozil dengan cara mengejutkan dapat datang lagi menuju ke kesebelasan di dalam partai pamungkas kontra Korea Bagian selatan lantaran begitu sedikit yang ingin Joachim Loew mengganti susunan pesepakbolanya.

Hal tersebut dibuktikan jadi pilihan yang salah lantaran Ozil kembali tidak sukses memberi bantuan. Oleh sebab itu, tak akan mencengangkan apabila ini ialah pagelaran yang besar pamungkas lantaran dirinya enggak sangat keren buat Piala Dunia.

Lionel Messi (Argentina) – Pada umur 31 tahun, Piala Dunia 2018 dijadikan sebagai kans pamungkas Messi buat memperoleh sukses di pagelaran football yang paling besar. Kabar buruknya, dirinya serta skuatnya enggak bisa berbuat banyak. Super star Barcelona ini merumput keren kontra Nigeria buat menyokong Argentina masuk ke paruh 16 besar, namun permainan Messi enggak seperti pada umumnya.

Memang enggak pas apabila menuduh Messi seluruhnya atas ketidakmampuan Argentina. Ini ialah kesebelasan Argentina yang amat tidak bagus, serta di atas kertas, mereka enggak akan dianggap jadi satu dari sekian banyak kesebelasan tingkat atas di pagelaran. Mereka begitu tergantung terhadap Messi.

Messi tidak sukses mengeksekusi penalti buat meraih kemenangan kontra Islandia, serta akhirnya menghilang kala skuatnya takluk 3-0 dari Kroasia. Dirinya sempat gantung sepatu dari sepakbola internasional bertahun2 yang lalu jelang datang lagi menuju ke kesebelasan. Tetapi nampaknya ini ujung dari kiprahnya di kancah internasional. Apabila memang begitu, ini ialah jalan yang buruk untuk satu dari sekian banyak pesepakbola paling baik dunia buat menutup Piala Dunia.

David Silva (Spanyol) – Banyak sekali yang beranggapan David Silva membawa Spanyol memperoleh sukses di Piala Dunia usai mengarungi kampanye musim yang brilian di Premier League bareng Manchester City. Dirinya masih dijadikan sebagai pesepakbola utama buat La Roja ini. Dirinya sudah mencatatkan kira-kira 100 permainan buat team sepak bola, serta didambakan mampu on fire di sektor tengah bareng Andres Iniesta.

Tetapi, Silva nampaknya enggak pernah memperoleh peran di kesebelasan Spanyol. Di City, dirinya merumput dengan Kevin de Bruyne, serta mereka berdua punya karakter yang beda. Tetapi dengan Spanyol, dirinya mirip dengan Isco serta Iniesta, serta dirinya enggak mampu memberi dampak.

Silva ditarik keluar usai lebih dari 1 jam kontra Rusia, serta hal tersebut enggak terlampau mengejutkan. Silva ialah pesepakbola yang brilian, namun dirinya enggak mampu cemerlang di panggung Piala Dunia.

Robert Lewandowski (Polandia) – Enggak dipertanyakan lagi andai Lewandowski ialah satu dari sekian banyak penyerang paling baik di dunia sekarang. Sejauh 4 kampanye musim bareng Bayern Munchen, dirinya sudah memainkan 126 partai di Bundesliga serta membuat 106 goal. Rekornya dengan Polandia juga mengagumkan.

Jelang Piala Dunia, Lewandowski membuat 55 goal sekedar di dalam 95 partai. Di Rusia, dirinya kelihatan seperti pesepakbola yang beda.

Kayak Messi, Polandia begitu tergantung dengan Lewandowski serta kemampuan kawan satu kesebelasannya enggak sesempurna di Bayern. Hasilnya, pesepakbola yang sudah berusia 29 tahun ini enggak terlihat mematikan. Lewandowski pergi dari Rusia tanpa sekalipun membuat goal dari 3 partai.

Thomas Muller (Jerman) – Enggak banyak pesepakbola yang memiliki rekor mengagumkan di Piala Dunia sama seperti Muller. Di dalam 2 pagelaran awalnya, dirinya bisa membuat sepuluh goal, mencakup menyabet Sepatu Emas di Afrika Bagian selatan pada tahun 2010. Dari setiap pesepakbola Jerman di Rusia, dirinya kemungkinan yang amat mengecewakan.

Enggak seperti Ozil, Muller dipasang kala kontra Swedia walau permainannya begitu tidak bagus pada saat bersua dengan Meksiko. Muller sekedar jadi pesepakbola pengganti di partai pamungkas serta enggak mampu menyelamatkan skuatnya dari kehancuran vs Korea Bagian selatan.

Muller enggak mengarungi kampanye musim fantastis bareng Bayern, serta sekedar membuat 8 goal di liga. Tetapi, dirinya pada umumnya mampu on fire di pagelaran yang besar. Dirinya masih tetap perform tidak bagus di Rusia serta kadang-kadang tampak menghilang di gelanggang.