Berita Liga Inggris

5 Pemain Termahal di ASEAN

5 Pemain Termahal di ASEAN

5 Pemain Termahal di ASEAN – Stefano Lilipaly yang baru pindah ke Bali United jadi salah satu pemain asal Indonesia yang tembus daftar 5 pemain termahal ASEAN. Mahar pemindahan bukanlah masalah yang jamak terjadi di sepakbola Asia Tenggara terutama Indonesia. Sebagian besar pemain hijrah klub secara gratis seusai masa kerjanya selesai dan pastinya tidak memberikan pendapatan bagi klub pemilik sebelum itu. Hal itu kerap muncul mengingat masih banyak klub-klub yang tidak mengikat para pemainnya dengan masa kerja jangka panjang, biasanya paling lama 1 tahun. Terakhir Thailand, yang sepakbolanya mulai merapihkan, sanggup mempratekkan sistem klausul semacam yang ada di Eropa. Klub-klub yang sudah berpengalaman yang bermain di Thai League telah memiliki anggapan jangka panjang demi memperoleh untung dengan salah satunya menjaga pemain supaya saat hengkang dapat memberikan pendapatan. Berdasarkan database yang kami ringkas dari halaman Transfermarkt, ada 5 nama asal ASEAN yang dapat kami susun di dalam daftar pemain yang memiliki nilai jual paling mahal di kawasan ini. Berikut ini hasilnya.

Javier Patino – Filipina dapat berbangga sebab salah satu bintang timnas mereka memegang status sebagai pesepakbola paling mahal ASEAN. Javier Patino sekarang ini mempunyai nilai jual sekurangnya €750,000 atau sebanding dengan Rp12milliar. Bomber yang berasal dari Spanyol ini yang pertama kali mencoba iklim sepakbola Asia saat dihadirkan raksasa Thailand, Buriram United dari Cordoba CF ditahun 2013 lalu. Ketangkasannya selama 2 tahun di Thai League menjadikan klub Tiongkok, Henan Jianye kepincut dan membelinya di Januari 2015.

Chanathip Songkrasin – Tidak terlalu mengherankan bila Chanathip Songkrasin berada di daftar ini, sekaligus sebagai pemain paling mahaldi Thailand dengan banderol €600,000 atau sekitar Rp9,5miliar. Peringkat tersebut diperolehnya karena penampilan impresifnya sejak menjalani debut profesional pada tahun 2012 lalu, baik di level klub ataupun internasional. Di usianya yang masih baru berumur 23 tahun, Messi Jay, sebutan Chanathip, telah jadi tulang punggung Thailand saat menjadi juara AFF Suzuki Cup tahun 2014 dan di tahun 2016 lalu. Kariernya pun semakin menanjak dari saat ini bermain di J.League Jepang, berseragam Consadole Sapporo dengan status pinjaman dari Muangthong United.

Theerathon Bunmathan – Theerathon Bunmathan adalah salah satu bek kiri terbaik yang dipunyai Thailand dan malah Asia Tenggara sekarang ini. Pemain yang piawai melakukan tendangan bebas kaki kiri mematikan itu sekarang ini mempunyai harga jual hingga €500,000 atau Rp7,9miliar. Pernah menjadi icon Buriram United yang telah dibelanya dari tahun 2009 dengan catatan performa lebih dari 200 kali, Theerathon menggemparkan publik sepakbola Thailand dibulan Mei tahun lalu saat memilih hijrah ke saingan di Thai League, Muangthong United dengan perjanjian kontrak 5 tahun.

Tanaboon Kesarat – Nilai pasar Tanaboon Kesarat sekarang ini dalam kisaran €450,000 atau Rp7,1miliar. Sama semacam Chanathip dan Therathoon, gelandang bertahan berumur 23 tahun ini pun adalah generasi emas Thailand yang berhasil memenangi AFF Suzuki Cup tahun 2014 dan 2016 di bawah bimbingan Kiatisuk Senamuang. Karier Tanaboon di arena dalam negeri Thailand memuncak saat dibeli Muangthong United dari BEC Tero Sasana di tahun 2016 lalu. Tetapi ia cuma bermain setahun hingga pada akhirnya lalu angkat kaki ke Chiangrai United dengan meraih pencapaian transfer klub. Ternyata, belakangan ini ia mengalami cedera tulang kering dan menghambat laju kariernya sebab terpaksa absen lumayan lama.

Stefano Lilipaly – Kepindahan Stefano Lilipaly ke Bali United yang berlangsung di awal pekan ini tergolong mengagetkan. Meskipun biaya transfernya tak diungkapkan terhadap publik, dipercaya kontestan Liga 1 ini merogoh kocek sekurangnya €400,000 atau sekitar Rp6,3miliar, lantaran gelandang flamboyan berumur 27 tahun itu diikat kontrak 2 tahun dengan SC Cambuur di Belanda. Pemain baru timnas Indonesia yang mempunyai garis keturunan Belanda itu berada di posisi Ke-5 didalam daftar pesepakbola paling mahal bersama dengan 2 penggawa internasional Thailand lainnya, yaitu Kawin Thamasatchanan dan Adisak Kraisorn yang juga mempunyai harga jual sebesar Lilipaly.