3 Sebab Chelsea Tidak Butuh Datangkan Daniele Rugani di Januari

Pemain bertahan Juventus, Daniele Rugani dihubungkan dengan transfer menuju Chelsea di bursa transfer musim panas tahun ini. Maurizio Sarri memburu Rugani buat memperkokoh sektor belakangnya.

Namun begitu, ekspektasi Chelsea ini bertepuk sebelah tangan. Rugani tidak mengindahkan minat dari The Blues serta memutuskan tinggal di Italia.

Sayangnya, Rugani tidak begitu memperoleh waktu berlaga di Juventus. Rugani kalah kompetitif bersama Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli serta masih tersisa Medhi Benatia.

Menyusul Gary Cahill mau pergi dari Chelsea dan David Luiz menua, Chelsea kemungkinan bakal memburu pemain bertahan tengah baru. Mereka kemungkinan bakal balik lagi memburu Rugani pada tengah musim.

Walaupun demikian, Chelsea sebenarnya tidak perlu mendaratkan Rugani di musim transfer pemain pada Januari. Berikut ini 3 sebabnya menurut Sportskeeda seperti yang kami rangkum dari sini http://www.unosport.tv/blog/.

Minim Waktu Bertanding di Juventus – Walau memiliki prestasi menjadi pemain bertahan tengah yang baik, Rugani cuma berlaga 360 menit di Liga Italia Serie A sejauh ini. Ia rata-rata mencatat lebih dari tiga clearance serta 1,5 tekel per game, bersama tingkat kesuksesan umpan 92.

Problema inti pemain bertahan tengah ini merupakan jumlah waktu berlaga yang diterimanya semenjak gabung menuju Si Nyonya Tua. Rugani cuma memainkan 73 laga.

Bersama kembalinya Leonardo Bonucci, Rugani makin tak memiliki tempat. Pada awalnya, banyak yang mengira jika Rugani bakal jadi suksesor Bonucci yang angkat kaki menuju AC Milan, namun malah Mehdi Benatia yang mengerjakannya.

Apapun sebabnya, Rugani masih tidak memiliki pengalaman yang lumayan buat memainkan 30 laga lebih di Liga Premier Inggris.

Tekanan Liga Premier Inggris – Rugani sama sekali tak pernah bertanding di sepak bola Inggris hingga tak masuk akal jika Chelsea menggelontorkan banyak dana buat sang bintang.

Rugani cuma bermain beberapa kampanye musim bareng Empoli serta tidak pernah jadi opsi kunci di Turin. Selama beberapa tahun, banyak pemain bertahan tengah teraniaya di Liga Premier Inggris. Oleh sebab itu, turnamen itu perlu pemain bertahan tengah yang solid.

Walau Rugani disebut menjadi pemain bertahan muda yang menjanjikan, Rugani tak terlampau sering melakukan tekel seperti dalam pertandingan yang dapat kita lihat di sini http://www.unosport.tv/. Di kampanye musim perdananya di Serie A, Rugani berlaga setiap detik tanpa memperoleh kartu. Ini statistik yang amat baik namun apa ini yang diperlukan Chelsea?

Pemain bertahan tengah opsi utama Maurizio Sarri sekarang – David Luiz serta Antonio Rudiger, keren dengan bola serta di udara. Namun atribut paling besar keduanya ialah memenangkan bola, mengerjakan tekel agresif, serta memperbaiki penguasaan. Rugani disangsikan dapat mengerjakan itu.

Nathan Ake serta Kurt Zouma – Kenapa mesti menandatangani Daniele Rugani saat Chelsea tetap memiliki Kurt Zouma serta Nathan Ake. Zouma telah melakoni masa peminjaman di Stoke City serta kini Everton. Ake merupakan bintang Bournemouth.

Tapi, Chelsea memiliki klausul buy-back pada kesepakatan kontrak bintang dari Belanda tersebut. Zouma serta Ake masing-masing baru berumur 24 serta 23 tahun, dan telah memainkan sepak bola yang jauh setingkat lebih bersaing ketimbang Daniele Rugani.

Lebih lanjut, keduanya tak cuma sudah ada pada kesebelasan kunci Chelsea, namun juga menetap di Liga Premier Inggris sepanjang beberapa tahun. Ake sebetulnya telah mendapat banyak sanjungan atas performanya kampanye musim ini buat tim besutan Eddie Howe, dan juga jadi bintang penting di jantung pertahanan Belanda bareng Virgil van Dijk.